“Cinta memang segalanya”. Karena cinta, seringkali membuat orang melakukan apapun, bahkan melakukan hal-hal yang tidak lumrah. Karena cinta, para gerilyawan revolusi negeri, sebatas bersenjata pucuk bambu runcing, berani melawan bedil belanda. Diotak-atik, jelas tidak matuk. Untuk menemukan apa alasan rasional, yang meyang saat ini mungkin terbilang konyol. Tetapi itulah adanya, semua ada begitu saja. Cinta…cinta…kau [...]








