<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>LPM PRIMA FISIP UNEJ</title>
	<atom:link href="http://primacommunity.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://primacommunity.wordpress.com</link>
	<description>Pribadi Merdeka Mahasiswa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Jul 2011 08:37:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='primacommunity.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>LPM PRIMA FISIP UNEJ</title>
		<link>http://primacommunity.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://primacommunity.wordpress.com/osd.xml" title="LPM PRIMA FISIP UNEJ" />
	<atom:link rel='hub' href='http://primacommunity.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mengaca (dari) Fulgoso</title>
		<link>http://primacommunity.wordpress.com/2011/07/08/mengaca-dari-fulgoso/</link>
		<comments>http://primacommunity.wordpress.com/2011/07/08/mengaca-dari-fulgoso/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jul 2011 08:21:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primacommunity</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primacommunity.wordpress.com/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[Yah, pagi ini tepatnya di jarum jam 6.51 dengan lantunan suara sheila on 7 menemani pagi ku. Ini bukan tulisan ilmiah, tetapi segores coretan tanda rindu yang telah lama pupus. Membuka-buka folder foto, melihat-lihat album yang mati nyatanya tapi tetap hidup di hati dan pikiran itu sengaja mengajak segumpal tubuh ini untuk kembali berenang ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=196&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Yah, pagi ini tepatnya di jarum jam 6.51 dengan lantunan suara sheila on 7 menemani pagi ku. Ini bukan tulisan ilmiah, tetapi segores coretan tanda rindu yang telah lama pupus. Membuka-buka folder foto, melihat-lihat album yang mati nyatanya tapi tetap hidup di hati dan pikiran itu sengaja mengajak segumpal tubuh ini untuk kembali berenang ke masa lalu. Mengembalikan sebait kenangan yang lalu ke hari ini. Diantara deretan manusia berpose dengan uletnya, ada dia yang mengintip. Tak luput menemani beberapa pose penghuni folder foto itu. Ini sudah tak asing bagi yang mengenalnya. “Fulgoso”. Bukan nama makanan, orang, ataupun merek terkenal melainkan merek lokal yang diberi pemiliknya. Sebuah nama untuk sepeda motor tua tapi justru teman setia.<br />
Dia hidup tetapi tak bernyawa. Dengan seliter bensin eceran (minimalnya), tentukan rencanamu dan tujuanmu dia akan siap untuk kamu jalankan. Dia akan siap menemani mu seharian. Dia seperti generator kekuatannya, besar semangat. Jika dia manusia pastinya semangatnya tidak perna padam dan bergerak bebas. Lari dan lari. Kejar dan kejar. Terjang dan terjang. Itulah visi dan misi nya. Sayangnya dia bukan manusia. Kalaupun manusia dia pasti sudah menempeleng orang-orang yang perna menungganginya satu-satu, karena kalau bahasa seorang kawan “wes dipulosoro” (sudah disengsarakan). Disuruh menuruti kemauan mereka yang menungganginya, tanpa perna sedikit membantah. Hanya mungkin ngambek tiba-tiba (mogok).<br />
Fulgoso, sedikit mengingat-ingat lagi arti namanya. Bersal dari kata Full, Go dan So bukan dari pemilikna. Full, yang artinya penuh, Go, pergi dan So, jadi. Intinya, dia siap pergi dengan kekuatan penuh sapapun rajanya yang mengendalikannya. Ibarat sebuah wadah(baca:organisasi) dengan struktur sederhana yang hanya ada pimpinan dan timnya. Ketika pemimpinnya dengan amunisi semangat penuh kemanapun dia bergerak, anggota timnya otomatis akan terjangkit semangat membara juga. Seperti yang dikatakan Chris Lowney dalam bukunya Heroic Leadership “setiap orang tahu bahwa organisasi, tentara, tim olah raga dan perusahaan akan menghasilkan kinerja paling baik yaitu ketika mereka mendapat semangat dengan bekerja bersama dan untuk kolega yang menghargai, mempercayai dan mendukung mereka. Kelompok-kelompok diikat dengan kesetiaan dan afeksi(cinta-kasih) dan sikap saling mendukung.” Meskipun juga semangat memimpin tidak habis di pucuk pimpinan, tetapi diri kita pun juga termasuk pemimpin entah itu disadari atau tidak oleh kita. Tombol motivasi hanya ada di dalam diri kita.<br />
Kesadaran diri merupakan kunci untuk “berhasil hidup dengan satu kaki terangkat”. Seorang pemimpin harus membebaskan diri dari kebiasaan-kebiasaan, prasangka-prasangka, preferensi-preferensi budaya yang tertanam amat dalam, dan sikap “kita selalu menempuh cara ini” (dalam Crish Lowney). Melawan ketakutan adalah gerbang pembuka menuju langka ke depan. Ini sekedar kaca dari sebuah benda tak bernyawa “fulgoso” yang kemudian dipantulkan dalam kehidupan. Hari ini ada karena kemarin, esok ada karena hari ini. Masa lalu ada karena masa sekarang, masa mendatang ada karena ada masa lalu dan sekarang. Benang merah yang sengaja digoreskan dalam lembar kecil ini untuk menyapa pagi di hari ini. Selamat melewati hari(mu) kawan.<br />
_08072011_</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primacommunity.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primacommunity.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primacommunity.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primacommunity.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primacommunity.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primacommunity.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primacommunity.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primacommunity.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primacommunity.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primacommunity.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primacommunity.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primacommunity.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primacommunity.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primacommunity.wordpress.com/196/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=196&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primacommunity.wordpress.com/2011/07/08/mengaca-dari-fulgoso/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b596345dfe7bb81c67af5c8335b353c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primacommunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Tolak Diskriminasi Pendidikan</title>
		<link>http://primacommunity.wordpress.com/2010/08/07/mahasiswa-tolak-diskriminasi-pendidikan/</link>
		<comments>http://primacommunity.wordpress.com/2010/08/07/mahasiswa-tolak-diskriminasi-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Aug 2010 03:16:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primacommunity</dc:creator>
				<category><![CDATA[campus news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primacommunity.wordpress.com/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[Jumat, 6 agustus 2010 aliansi BEM Mahasiswa Universitas Jember (ABSU) melakukan aksi menuntut perpanjangan jangka waktu pembayaran biaya registrasi bagi calon mahasiswa yang lolos SNMPTN namun tidak mampu melunasi biaya registrasi. Pembantu rektor satu selaku pimpinan tertinggi dalam bidang akademik sampai berita ini diturunkan belum bisa ditemui tanpa alasan yang jelas. Pula, puluhan mahasiswa masih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=190&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://primacommunity.files.wordpress.com/2010/08/sneha1599.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-191" title="orasi ABSU" src="http://primacommunity.files.wordpress.com/2010/08/sneha1599.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Jumat, 6 agustus 2010 aliansi BEM Mahasiswa Universitas Jember (ABSU) melakukan aksi menuntut perpanjangan jangka waktu pembayaran biaya registrasi bagi calon mahasiswa yang lolos SNMPTN namun tidak mampu melunasi biaya registrasi. Pembantu rektor satu selaku pimpinan tertinggi dalam bidang akademik sampai berita ini diturunkan belum bisa ditemui tanpa alasan yang jelas. Pula, puluhan mahasiswa masih bertahan di depan gedung rektorat universitas Jember untuk menunggu kejelasan tuntutan yang diajukan.</p>
<p>Keterangan dari pihak rektorat hanya bisa diwakilkan oleh pihak humas dengan memberikan jangka waktu pembayaran seperti yang telah ditetapkan semula yakni 13 Agustus 2010. “Saya jaminannya kalau sampai tanggal tersebut mahasiswa yang tidak dapat membayar registrasi, langsung akan saya dampingi ke Pembantu Rektor I agar diberi kebijakan perpanjangan lagi” tutut Bambang Winarno selaku biro akademik Universitas Jember dengan pengawalan ketat dari satpam.</p>
<p>Aksi ini adalah aksi lanjutn pasca aksi yang sama dilakukan pada rabu, 4 Agustus 2010 dengan meminta tuntutan yang sama atas Ainun Najib yang tidak mampu membayar biaya registrasi padahal segala ketentuan telah terpenuhi. Dengan berbagai pembicaraan yang alot, akhirnya calon mahasiswa baru tersebut dibantu lewat uang pribadi Pembantu  Rektor I. “Saya akan membantu dengan uang pribadi, yang nanti akan dilunasi MABA tersebut dengan jangka waktu 3-6 bulan sesuai kemampuan” jelas Agus Subekti, Pembantu Rektor I setelah ditemui koordinator ABSU Azka dari BEM ekonomi.</p>
<p>Kebijakan tersebut ternyata tidak berlaku bagi mahasiswa miskin lainnya, syarat-syarat pengajuan yang telah diberikan hanya diberi batas waktu pelunasan sampai tanggal 13 Agustus. Ketidakkonsistenan pihak universitas inilah yang membuat ABSU kembali melakukan aksi dengan tuntutan pelegal formalan kebijakan keringanan biaya dan atau kelonggaran waktu pembayaran yang cukup kepada calon mahasiswa baru  yang tidak mampu melunasi biaya registrasi.</p>
<p>Empat anak menjadi bukti tuntutan mereka. Yuyun wahyuni yang diterima di fakultas sastra Inggris, Rois yang berhasil masuk di FISIP, serta M. Izzudin dan Elok yang masing-masing diterima di Fakultas Teknologi Pertanian dan PGSD. Dua dari keempat mahasiswa baru tersebut berasal dari Jember.</p>
<p>Keempat mahasiswa baru tersebut belum mampu melunasi biaya registrasi. Namun, pihak rektorat tetap saja bersikukuh dengan tenggang waktu yang telah ditetapkan. Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda Pembantu Rektor I akan hadir menemui mahasiswa.[rizqi]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primacommunity.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primacommunity.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primacommunity.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primacommunity.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primacommunity.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primacommunity.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primacommunity.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primacommunity.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primacommunity.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primacommunity.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primacommunity.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primacommunity.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primacommunity.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primacommunity.wordpress.com/190/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=190&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primacommunity.wordpress.com/2010/08/07/mahasiswa-tolak-diskriminasi-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b596345dfe7bb81c67af5c8335b353c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primacommunity</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://primacommunity.files.wordpress.com/2010/08/sneha1599.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">orasi ABSU</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SERETNYA DANA UKM FISIP</title>
		<link>http://primacommunity.wordpress.com/2010/03/25/seretnya-dana-ukm-fisip/</link>
		<comments>http://primacommunity.wordpress.com/2010/03/25/seretnya-dana-ukm-fisip/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 17:16:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primacommunity</dc:creator>
				<category><![CDATA[campus news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primacommunity.wordpress.com/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu, Pihak dekanat terutama bagian kemahasiswaan melakukan sosialisasi tentang dana UKM yang berasal dari DIKTI. Sosialisasi program bantuan dana ormawa ini dipimpin oleh Drs Sutrisno, M.Si selaku Pembantu Dekan III yang di dampingi oleh bapak Fatahillah sebagai Ketua Tata Usaha (KTU) dan Choirul Anam, Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan (Kasubmawa),  yang bertindak sebagai pembawa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=186&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu, Pihak dekanat terutama bagian kemahasiswaan melakukan sosialisasi tentang dana UKM yang berasal dari DIKTI. Sosialisasi program bantuan dana ormawa ini dipimpin oleh Drs Sutrisno, M.Si selaku Pembantu Dekan III yang di dampingi oleh bapak Fatahillah sebagai Ketua Tata Usaha (KTU) dan Choirul Anam, Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan (Kasubmawa),  yang bertindak sebagai pembawa acara. Acara tersebut diikuti oleh 18 wakil UKM, 5 Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan 1 embrio UKM (Futsal).( Kamis, 11 Maret 2010)</p>
<p>Pembahasan inti ditekankan pada sosialisasi dana UKM yang berasal dari DIKTI antara lain tentang mekanisme pengajuan proposal kegiatan, penilaian proposal, sampai pada format proposal yang akan diajukan. Hal tersebut disampaikan secara gamblang oleh Pembantu Dekan III dengan menggunakan <em>in focus. </em></p>
<p>Hal lain yang disampaikan adalah mengenai pembuatan lapanga basket yang akan segera terealisasi. Hal tersebut disampaikan oleh Bapak Fatahilah selaku KTU. “Ini rencanannya akan dibangun lapangan basket, tempatnya ada di depannya wall climbing milik mapalus, peresmian akan dilakukan serentak bersamaan dengan wall climbing juga”.</p>
<p>Acara yang berlangsung selama hampir tiga jam tersebut membahas berbagai hal tentang permasalahanyang dihadapi oleh kawan-kawan, baik dari UKM maupun dari HMJ. Seretnya dana yang selama ini terjadi tak luput dari pengamatan kawan-kawan Ormawa. Dana yang telah disetujui untuk kegiatan sampai saat ini belum turun. Seretnya dana kembali diakui oleh pihak dekanat. Selam tiga bulan ini dana tidak turun, sama seperti fakultas-fakultas lain yang ada di Unej. “Baru tahun ini ada keterlambatan dana sampai tiga bulan” kata Bapak Fatahilah menerangkan.</p>
<p>Hal tersebut juga dialami oleh LPM PRIMA. Dana DJTL yang pernah disetujui sebesar 300.000 sampai saat ini belum bisa cair. Alasan yang diungkapkan hampir sama yakni kondisi keuangan yang memang seret dari pusat.</p>
<p>Selain itu, beberapa kebijakan baru juga disampaikan antara lain pengajuan beasiswa yang saat ini harus melalui pihak Jurusan yakni mendapat persetujuan dari ketua jurusan. Format pengajuan telah disediakan oleh pihak kemahasiswaan.</p>
<p>Kebijakan yang lain yang sempat terlontar dalam diskusi tersebut adalah tentang penggabungan UKM yakni sepak bola, bulutangkis, bola voli dan tenis. “Rencana kedepannya, ada beberapa UKM yang akan digabung nantinya seperti UKM sepak bola, bulu tangkis, tenis dan bola voli, namun in masih sebatas wacana” kata Bapak Fatahilah menjelaskan. Anehnya kenapa futsal justru menjadi embrio UKM baru, kenapa tidak masuk dalam gabungan UKM tersebut?. Bapak Sutrisno selaku PD III sepertinya enggan untuk membicarakan hal tersebut karena memang masih sebatas wacana saja. “Ini masih sebatas wacana, kita masih perlu penelitian lebih lanjut untuk memutuskan hal tersebut” tandasnya.</p>
<p>Terkait dengan kebijakan baru yang dikeluarkan, di fisip saat ini memiliki Profis (Protokol Fisip) yang saat ini sudah menjadi UKM. Di tempat tersebut tampak beberapa anggota Profis. Merekapun mengajukan permintaan sekretariat baru guna kelancaran koordinasi antar anggota. Beberapa yang lain mengusulkan pula agar Profis dan UKM-UKM yang lain bisa masuk dalam situs webnya Fisip yang memang selama ini tidak begitu dimaksimalkan penggunaannya.</p>
<p>Terkait dengan hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Jurusan juga telah memiliki sekretariat baru. Sekretariat bersama dalam waktu dekat akan dirombak menjadi sekretariat HMJ yang akan dibagi per jurusan. Setiap jurusan akan menadapat  satu tempat kerja. Pembagiannya melalui gambling dengan mengambil lot nomor urut. Walaupun telah dipasang spanduk terkait dengan penempatan HMJ di seretariat bersama, tempat tersebut saat ini masih belum tertata dengan rapi.</p>
<p>Beberapa kritikan juga muncul terkait dengan tata letak dan kebersihan UKM yang ada di Fisip. Ketidak rapian membuat pihak dekanat, yang beberapa waktu lalu melakukan sidak, memberikan himbauan agar sekretariat yang ditempati UKM-UKM untuk dibersihkan sehingga tampak rapi dari luar. Brand image yang akan dibangun Unej menjadi salah satu alasan kenapa teguran demi teguran seringkali ditujukan kepada penghuni sekretariat.</p>
<p>Hal lain yan sempat terlontar terkait dengan kebersihan UKM adalah peringatan adanya mahasiswa yang menginap di sekretariat. Ketakutan yang selama ini dilontarkan oleh pihak dekanat adalah adanya tindakan asusila yang dilakukan di sekretariat. Hal tersebut seperti yang beberapa waktu lalu sempat terjadi di MIPA tentang mahasiswa yang melakukan tindakan asusila di sekretariat UKM.</p>
<p>Beberapa sanggahan tentang hal tersebut terlontar dari pihak MAPALUS, barang-barang elektronik yang ditempatkan di sekret (sebutan sekretariat) harus dijaga. Seperti televisi, komputer dan beberapa barang elektronik lainya yang digunakan untuk kepentingan organisasi. Hal tersebut kemudian yang menjadi alasan mengapa beberapa mahasiswa memang sengaja menempati sekret sampai larut malam dan tak jarang beberapa diantaranya menginap.</p>
<p>Sosialisasi yang berlangsung di ruang sidang tersebut berakhir pukul 11.00. semoga kebijakan baru yang telah ditetapkan mampu membuat Fisip menjadi lebih baik. Komunikasi dua arah yang dilakukan oleh pihak dekanat dengan mahasiswa sudah sepatutnya terjadi guna saling memberikan masukan serta saling mengawasi agar tidak ada salah satu pihak yang merasa dirugikan.[]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primacommunity.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primacommunity.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primacommunity.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primacommunity.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primacommunity.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primacommunity.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primacommunity.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primacommunity.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primacommunity.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primacommunity.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primacommunity.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primacommunity.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primacommunity.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primacommunity.wordpress.com/186/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=186&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primacommunity.wordpress.com/2010/03/25/seretnya-dana-ukm-fisip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b596345dfe7bb81c67af5c8335b353c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primacommunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AKHIRNYA TEMBOK ITU JEBOL</title>
		<link>http://primacommunity.wordpress.com/2010/03/25/akhirnya-tembok-itu-jebol/</link>
		<comments>http://primacommunity.wordpress.com/2010/03/25/akhirnya-tembok-itu-jebol/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 17:14:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primacommunity</dc:creator>
				<category><![CDATA[campus news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primacommunity.wordpress.com/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Pintu belakang FISIP kembali dibuka, kalau tidak mau dibilang dibobol. Selasa (16/03/10), waktu setempat pintu belakang FISIP yang menghubungkan dengan masyarakat  jawa 7 berlubang. Entah kapan lubang itu mulai dibuat dan oleh siapa. Besar lubang tersebut dillihat dari ukurannya mampu menampung badan pria ukuran dewasa. Pintu tersebut seperti diakui oleh Pembantu Dekan III ditutup karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=184&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pintu belakang FISIP kembali dibuka, kalau tidak mau dibilang dibobol. Selasa (16/03/10), waktu setempat pintu belakang FISIP yang menghubungkan dengan masyarakat  jawa 7 berlubang. Entah kapan lubang itu mulai dibuat dan oleh siapa. Besar lubang tersebut dillihat dari ukurannya mampu menampung badan pria ukuran dewasa.</p>
<p>Pintu tersebut seperti diakui oleh Pembantu Dekan III ditutup karena alasan keamanan. “pintu itu diputuskan untuk ditutup karena memang tidak ada penjaganya” terangnya disela-sela sosialisasi dana UKM (11/03/10)setelah salah satu wakil dari HMJ menanyakan perihal penutupan pintu belakang Fisip yang memberikan akses warung makanan milik masyarakat sekitar. Selama ini Fisip memang tidak lagi memiliki kantin. Kantin yang dulunya sempat ditempati, kembali mangkrak karena waktu sewa yang telah habis.</p>
<p>Untuk rencana kedepannya, kantin mahasiswa akan dibangun kembali dalam waktu dekat. Perihal siapa yang akan berjualan di kantin tersebut, bapak Fatahilah selaku Ketua Tata Usaha menjelaskan bahwa akan ada prioritas untuk mentenderkan kantin tersebut kepada mahasiswa. Hal tersebut sesuai dengan keinginan Dekan FISIP bapak Hari Yuswadi agar kantin tersebut ditenderkan kepada mahasiswa terutama mereka yang berasal dari luar kota atau luar pulau. “Bapak dekan meminta untuk memprioritaskan mahasiswa agar mengisi kantin nantinya terutama yang berasal dari luar kota atau luar pulau” jelasnya saat menyambung penjelasan bapak Sutrisno selaku PD III saat penyampaian sosialisasi dana UKM.</p>
<p>Area kantin mahasiswa nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas <em>wifi</em>. Pernyataan tersebut disampaikan oleh bapak Sutrisno yang telah melakukan survey di salah satu universitas terkemuka di Bandung terkait dengan kantin mahasiswa. “kalo di Bandung itu kemarin saya lihat, mahasiswa yang selesai kuliah tidak langsung pulang, tapi mereka diskusi di kantin semacam pujasera begitu dengan dilengkapi fasilitas <em>wifi</em>. Rencananya, di Fisip nanti juga akan ada seperti itu”. Terangnya menambahkan.</p>
<p><em>Project</em> jangka pendek infrastruktur Fisip ini kemudian masih perlu dipertanyakan kembali implementasinya. Di saat dana seret yang juga diakui oleh pihak dekanat, perbaikan demi perbaikan di Fisip akan terus dilakuikan. Penutupan pintu belakang fisip yang menghubungkan akses warung makanan milik warga setempat juga sempat menimbulkan pertanyaan besar di benak kawan-kawan mahasiswa. Bahkan sudah banyak yang meminta untuk membuka pintu tersebut karena memang semenjak ditutup, mahasiswa Fisip kerepotan untuk sekedar mencari makan di sela-sela menunggu jam masuk perkuliahan. Atau bahkan hal yang selama ini mungkin tidak disadari oleh sebagian besar mahasiswa yakni budaya kritis yang tercipta dalam sebuah diskusi di sebuah kantin atau warung yang saat ini tidak lagi terlihat.</p>
<p>Menanggapi tulisan kawan saya di Koran Tembel Prima edisi ketiga terkait dengan penutupan pintu belakang Fisip, memang perlu banyak koreksi terhadap kebijakan yang selama ini dikeluarkan. Jika masalah keamanan adalah alasan yang paling mendasar untuk melakukan penutupan pintu belakang, sedangkan mahasiswa sangat kesulitan dengan adanya penutupan tersebut, tidakkah lebih bijak sambil menunggu terbentuknya kantin mahasiswa yang baru, pintu tersebut tetap dibuka dengan menambahkan pengawas baru.</p>
<p>Penjebolan pintu belakang tersebut  tidaklah tanpa alasan. Kondisi yang mengharuskan mahasiswa untuk melakukan perlawanan dengana cara membuka kembali pintu balakang Fisip membuktikan bahwa selama ini aspirasi yang telah dibangun dan disampaikan tidak mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap kebijakan yang dikeluarkan. Berbagai pihak banyak yang kontra dengan kebijakan penutupan tersebut. Masalah sosial pun tak jarang diusung untuk sekedar memperkuat argument bahwa tak seharusnya pintu tersebut ditutup. Warung yang dikelola masyarakat sekitar jawa 7 juga memiliki hak untuk mengakses rezeki dari mahasiswa. Parahnya lagi hal tersebut seperti tidak pernah didengar atau bahkan terdengar oleh pemangku kebijakan di Fisip. []</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primacommunity.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primacommunity.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primacommunity.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primacommunity.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primacommunity.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primacommunity.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primacommunity.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primacommunity.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primacommunity.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primacommunity.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primacommunity.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primacommunity.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primacommunity.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primacommunity.wordpress.com/184/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=184&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primacommunity.wordpress.com/2010/03/25/akhirnya-tembok-itu-jebol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b596345dfe7bb81c67af5c8335b353c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primacommunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Golongan mahasiswa</title>
		<link>http://primacommunity.wordpress.com/2010/02/19/golongan-mahasiswa/</link>
		<comments>http://primacommunity.wordpress.com/2010/02/19/golongan-mahasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 02:09:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primacommunity</dc:creator>
				<category><![CDATA[gallery]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primacommunity.wordpress.com/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[Aktivis Akademis Hedonis, katanya Tiga konsepsi mahasisswa Tiga tingkah lakumanusia dengan titel tak senama Tiga pemilahan perilaku tanah liat bernyawa Ketiganya dipilah, digolong dengan ciri dan indikasi berbeda Ketiganya dipisah dalam komunitas Nada pengucapannya pun ekstrim beranonim Kenapa begitu? Kenapa dibeda? Mengapa? Berbeda itu fitrah, katanya Tak sama itu anugerah, bilangnya Trus? Sepertinya ada ketakutan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=181&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aktivis</p>
<p>Akademis</p>
<p>Hedonis, katanya</p>
<p style="text-align:right;">Tiga konsepsi mahasisswa</p>
<p style="text-align:right;">Tiga tingkah lakumanusia dengan titel tak senama</p>
<p style="text-align:right;">Tiga pemilahan perilaku tanah liat bernyawa</p>
<p>Ketiganya dipilah, digolong dengan ciri dan indikasi berbeda</p>
<p>Ketiganya dipisah dalam komunitas</p>
<p>Nada pengucapannya pun ekstrim beranonim</p>
<p style="text-align:right;">Kenapa begitu?</p>
<p style="text-align:right;">Kenapa dibeda?</p>
<p style="text-align:right;">Mengapa?</p>
<p>Berbeda itu fitrah, katanya</p>
<p>Tak sama itu anugerah, bilangnya</p>
<p>Trus?</p>
<p style="text-align:right;">Sepertinya ada ketakutan di dalamnya</p>
<p style="text-align:right;">Dominasi salah satu?</p>
<p style="text-align:right;">Kematian salah dua?</p>
<p>Entahlah&#8230;</p>
<p style="text-align:right;">Hari ini sepertinya ada ketakutan</p>
<p style="text-align:right;">yang sepertinya tertutup apology</p>
<p style="text-align:right;">malam ini sepertinya ada keinginan</p>
<p style="text-align:right;">bukan untuk melawan tapi membilang</p>
<p>Entahlah&#8230;</p>
<p style="text-align:right;">kupikir bisa melengkapi</p>
<p style="text-align:right;">kusangka bisa menjembatani</p>
<p style="text-align:right;">tapi ternyata&#8230;</p>
<p style="text-align:right;">justru aku melangkahi&#8230;</p>
<p>Rizqillah(Jember, 24 januari 2010)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primacommunity.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primacommunity.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primacommunity.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primacommunity.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primacommunity.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primacommunity.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primacommunity.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primacommunity.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primacommunity.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primacommunity.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primacommunity.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primacommunity.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primacommunity.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primacommunity.wordpress.com/181/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=181&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primacommunity.wordpress.com/2010/02/19/golongan-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b596345dfe7bb81c67af5c8335b353c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primacommunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DISANA ADA YANG RAKUS</title>
		<link>http://primacommunity.wordpress.com/2009/11/19/disana-ada-yang-rakus/</link>
		<comments>http://primacommunity.wordpress.com/2009/11/19/disana-ada-yang-rakus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 03:50:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primacommunity</dc:creator>
				<category><![CDATA[gallery]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primacommunity.wordpress.com/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[Disana ada yang rakus Dimatanya ada api Air matanya sudah kering Haru tak mau bersahabat dengannya &#160; Mulutnya keluar ular Kadang berbusa Bersama muntuknya racun &#160; Ada juga yang menjadi burung, Berkicau, jangkrik mengerik Sundal nyanyiannya &#160; Disana juga, Ada yang ingin menjadi nabi Umatnya dijanjikan surga Digiring, lalu dicambuki &#160; Bapak dan ibunya pujangga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=178&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Disana ada yang rakus</p>
<p>Dimatanya ada api</p>
<p>Air matanya sudah kering</p>
<p>Haru tak mau bersahabat dengannya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mulutnya keluar ular</p>
<p>Kadang berbusa</p>
<p>Bersama muntuknya racun</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ada juga yang menjadi burung,</p>
<p>Berkicau, jangkrik mengerik</p>
<p>Sundal nyanyiannya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Disana juga,</p>
<p>Ada yang ingin menjadi nabi</p>
<p>Umatnya dijanjikan surga</p>
<p>Digiring, lalu dicambuki</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bapak dan ibunya pujangga</p>
<p>Setiap hari membuat pantun</p>
<p>Buat dihapalkan anaknya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Anaknya tolol-tolol</p>
<p>Selalu minta dicerita</p>
<p>Sedang bapak dan ibunya pembohong</p>
<p>Membohongi dirinya sendiri</p>
<p>Membohongi zaman</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Disana ada yang rakus</p>
<p>Dimatanya ada api</p>
<p>Air matanya sudah kering</p>
<p>Haru tak mau bersahabat dengannya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sajak Alam, 10 November 2009</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primacommunity.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primacommunity.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primacommunity.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primacommunity.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primacommunity.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primacommunity.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primacommunity.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primacommunity.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primacommunity.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primacommunity.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primacommunity.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primacommunity.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primacommunity.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primacommunity.wordpress.com/178/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=178&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primacommunity.wordpress.com/2009/11/19/disana-ada-yang-rakus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b596345dfe7bb81c67af5c8335b353c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primacommunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebungkus nasionalisme dalam punk in love</title>
		<link>http://primacommunity.wordpress.com/2009/11/18/sebungkus-nasionalisme-dalam-punk-in-love/</link>
		<comments>http://primacommunity.wordpress.com/2009/11/18/sebungkus-nasionalisme-dalam-punk-in-love/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 22:54:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primacommunity</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primacommunity.wordpress.com/2009/11/18/sebungkus-nasionalisme-dalam-punk-in-love/</guid>
		<description><![CDATA[“Cinta memang segalanya”. Karena cinta, seringkali membuat orang melakukan apapun, bahkan melakukan hal-hal yang tidak lumrah. Karena cinta, para gerilyawan revolusi negeri, sebatas bersenjata pucuk bambu runcing, berani melawan bedil belanda. Diotak-atik, jelas tidak matuk. Untuk menemukan apa alasan rasional, yang meyang saat ini mungkin terbilang konyol. Tetapi itulah adanya, semua ada begitu saja. Cinta&#8230;cinta&#8230;kau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=176&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Cinta memang segalanya”. Karena cinta, seringkali membuat orang melakukan apapun, bahkan melakukan hal-hal yang tidak lumrah. Karena cinta, para gerilyawan revolusi negeri, sebatas bersenjata pucuk bambu runcing, berani melawan bedil belanda. Diotak-atik, jelas tidak matuk. Untuk menemukan apa alasan rasional, yang meyang saat ini mungkin terbilang konyol. Tetapi itulah adanya, semua ada begitu saja. Cinta&#8230;cinta&#8230;kau bisa-bisa saja!</p>
<p>Begitu pula dalam film (Punk In Love) . bagaimana Vino G. Bastian yang memainkan tokoh Arok, nekad pergi dari malang ke jakarta, hanya berbekal uang Rp. 27.000. apalagi uang itu, harus dibagi dengan tiga temannya. Andhika motivasi manusia melakukan hal Pratama (You), Aulia Sarah (Al), Yogi Finanda (Mouo). Semua itu dilakukan Vino, hanya untuk mendapatkan cinta Girindra Kara (Maia). Yang awalnya terajut, ketika Kara singgah di Malang. Sebagai sesama punkers.</p>
<p>Vino Dkk. Melakukan perjalanannya dengan ‘nebeng’ kendaraan apa saja yang mereka temui. Bahkan rela nebeng mobil jenazah, yang sedikit membuat mereka ketakutan. Dari kendaraan satu ke kendaraan yang lain, mereka lalui bersama walaupun harus salah arah, maunya ke Jakarta tetapi tersesat ke Bromo, karena truk yang mereka tumpangi ternyata sama, warna merah. Satunya ke Bromo satunya ke Jawa Tengah.</p>
<p>Dalam film yang berdurasi 98 menit itu, kita bisa mendapati satu sisi cerita menarik dari seorang punkers, dibalik dandanan mereka yang khas, rambut jabrik, tatto, tindik, yang sering membuat mereka terkucil dari pergaulan masyarakat, karena dianggap keluar dari pakem (mainstreem) masyarakat. Terlekat satu sisi kemanusiaan yang luar biasa hebatnya. Kuatnya solidaritas sesama punkers, sebenarnya patut menjadi bahan percontohan.</p>
<p>Bahkan film ini, juga menyindir habis, beberapa aturan main kemasyarakatan di negeri ini. Bagaimana ketika You sekarat karena luka kakinya, infeksi dan terserang Titanus, rumah sakit tidak mau menerima mereka. Dan seperti kenyataan dalam film itu, bisa dengan mudah kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, ketika seseorang tidak mampu secara materi, maka jangan berharap dia akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Kesehatan di negeri kita sangat mahal. Dan benar yang diungkapkan Eko Prasetyo dalam bukunya “Orang Miskin Dilarang Sakit”.</p>
<p>Film garapan Ody C. Harahap itu, cukup memberikan nuansa baru dalam perfilman Indonesia, yang terlihat monoton. Terutama dalam penggunaan bahasa, kalau biasanya bahasa-bahasa yang digunakan, adalah bahasa indonesia versi betawi (loe-loe, Gue-Gue). Bahasa Jawa ‘ngoko’ bahkan umpatan seperti Jancok, raimu, Matamu. Yang kental dari wilayah jawa timur, hampir sepenuhnya di pakai. Mungkin bagi yang kurang faham dengan bahasa Jawa, perlu melihat terjemahan untuk menikmati film ini.</p>
<p>Tidak cukup itu, film yang menggambarkan kehidupan anak-anak punk itu, nampaknya mencoba memberikan penjelasan kepada khayalak, tentang keberadaan Punkers dimasyarakat. Apa sebenarnya Punk, mulai dari slogan punk “anti kemapanan”, yang dalam film itu diartikan, bahwa yang dinamakan anti kemapanan adalah “aturan hidup dimasyarakat, tidak bergantung pada orang lain, bebas mengatur diri sendiri dengan cara sendiri”. Mengingatkan kita dengan konsep Presiden Soerkarno, berdikari (berdiri diatas kaki sendiri), tidak bergantung dengan negara-negara lain, dalam upaya pembangunan negara. Apalagi dengan penumpukkan utang luar negeri.</p>
<p>Mungkin film ini cukup nikmat bila ditonton bersama-sama. Dengan secangkir kopi, Mungkin bisa menemukan satu referensi, dalam memaknai hakekat keberadaan kita sebagai manusia. Dan sebagai anak negeri.[]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primacommunity.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primacommunity.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primacommunity.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primacommunity.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primacommunity.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primacommunity.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primacommunity.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primacommunity.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primacommunity.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primacommunity.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primacommunity.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primacommunity.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primacommunity.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primacommunity.wordpress.com/176/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=176&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primacommunity.wordpress.com/2009/11/18/sebungkus-nasionalisme-dalam-punk-in-love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b596345dfe7bb81c67af5c8335b353c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primacommunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Logo Universitas Jember Diambang Perubahan</title>
		<link>http://primacommunity.wordpress.com/2009/11/18/logo-universitas-jember-diambang-perubahan/</link>
		<comments>http://primacommunity.wordpress.com/2009/11/18/logo-universitas-jember-diambang-perubahan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 02:39:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primacommunity</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primacommunity.wordpress.com/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[&#160; ‘Jas merah’, jangan sekali kali melupakan sejarah. Jargon Proklamator Indonesia tersebut nampaknya perlu difahami secara menyeluruh. Kata itu mungkin yang seharusnya menjadi landasan sebuah perubahan yang pada akhirnya dilakukan. Perubahan yang terjadi seharusnya tidak bisa begitu saja diputuskan karena sudah bisa dipastikan ada nilai sejarah di dalamnya. Pertimbangan  tidak hanya sebatas akan perlunya perubahan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=172&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>‘Jas merah’, jangan sekali kali melupakan sejarah. Jargon Proklamator Indonesia tersebut nampaknya perlu difahami secara menyeluruh. Kata itu mungkin yang seharusnya menjadi landasan sebuah perubahan yang pada akhirnya dilakukan. Perubahan yang terjadi seharusnya tidak bisa begitu saja diputuskan karena sudah bisa dipastikan ada nilai sejarah di dalamnya. Pertimbangan  tidak hanya sebatas akan perlunya perubahan tetapi perlu dikaji hal-hal yang mendasari perubahan. Dan bukan hanya sebatas mengukuhkan asumsi bahwa ‘segala sesuatunya pasti akan berubah, yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri’.</p>
<p>Proses adanya sebuah perubahan saat ini sedang dialami oleh Universitas Jmeber. Perubahan tersebut terkait dengan adanya wacana pergantian logo Unej. Seperti yang kita ketahui bersama, Unej menggunakan daun tembakau sebagai salah satu simbol dalam logo tersebut. Pelemparan wacana ke publik pertama kali dilakukan pada Oktober 2009 dalam sebuah acara sarasehan bertajuk ‘Menggagas perubahan nama dan logo Universitas Jember’. Acara tersebut dihadiri oleh alumni-alumni Unej, sesepuh, serta para birokrat kampus. Pelemparan wacana ini memunculkan berbagai pendapat baik pro maupun kontra.</p>
<p>Dalam acara yang menghadirkan Prof. Kabul dan Ayu Sutarto sebagai pembicara tersebut, juga dilakukan serap aspirasi. Dari berbagai pendapat yang masuk, mayoritas berpendapat setuju akan pergantian logo Unej. Hal tersebut seperti diungkapkan Pembantu Rektor (PD) III bapak Andang Subaharianto yang kami temui di ruang kerjanya sore itu (09/11/09)“&#8230;kalau melihat ‘nada-nadanya’, yang berbicara baik secara langsung maupun melalui tulisan, ada satu kecenderungan dari forum bahwa banyak yang membayangkan bahwa logo itu perlu dikaji ulang, Cuma kalau terkait dengan nama, banyak yang tidak setuju”. Namun kemudian beliau menambahkan bahwa sarasehan ini baru menjadi awal pelemparan wacana. “Kita tidak ingin melakukan perubahan secara tergesa-gesa tanpa suatu pikiran yang matang, untuk itu selanjutnya akan dilakukan agenda-agenda sarasehan lain untuk mematangkan konsep perubahan logo ini” tambahnya.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Isu kesehatan</strong></p>
<p>Hal yang sering muncul sebagai dasar perubahan logo Unej salah satunya adalah tentang isu kesehatan baik secara nasional maupun internasional. Isu nasional yang berkembang saat ini terkait dengan bahaya merokok sampai pada ditetapkannya Peraturan Daerah di sejumlah daerah di Indonesia tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Surabya menjadi salah satu kota yang telah meberlakukan Perda tersebut. Sedangkan dalam taraf internasional, kampanye anti rokok juga sangat mengemuka. Seperti yang disampaikan PR III yang mengaitkan isu kesehatan tersebut dengan keberadaan beberapa fakultas kesehatan yang ada di Universitas Jember “&#8230;sekarang Unej sudah berkembang sedemikian rupa dan dari segi ilmu sudah sangat beragam seperti fakultas-fakultas ilmu kesehatan&#8230;, sehingga ada orang yang berpikiran bahwa sudah saatnya kita perlu melakukan semacam kaji ulang, kemungkinan bahwa logo itu dilakukan sebuah perubahan” tandasnya.</p>
<p>            Perkembangan yang terjadi dari masa ke masa baik secara fisik maupun perkembangan ilmu-ilmu pengetahuan yang ada menciptakan sebuah konsekuensi logis. Efek dari perubahan kondisi yang terjadi di Unej yakni dengan bertambahnya jumlah fakultas yang beberapa diantaranya di bidang kesehatan, menciptakan sebuah konsekuensi akan dirubahnya logo Unej yang dirasa tidak lagi mampu merepresentasikan kondisi Unej secara khusus dan Jember dalam tataran yang lebih luas. Isu-isu yang berkembang baik tataran nasional maupun internasional juga memberikan andil akan pertimbangan perubahan logo Unej.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Perubahan Logo Akan Dilombakan</strong></p>
<p>            Kecenderungan akan dirubahnya logo Unej seperti hasil serap aspirasi dalam acara sarasehan tersebut di atas, memberikan sebuah isu baru terkait dengan teknis perubahan logo yang akan dilakukan nantinya jika perubahan logo ini sudah disetujui. Secara teknis, perubahan logo Unej pada akhirnya nanti akan dilombakan. Perlombaan ini dirasa lebih mampu menekan dana yang akan dikeluarkan. Hal tersebut seperti diungkapkan kembali oleh PR III “banyak yang usul itu dilombakan&#8230; tapi ada juga yang usul mencari perusahaan yang jago membuat logo&#8230; katanya kalau dilombakan biayanya lebih murah hehe&#8230;, kan tinggal memberi hadiah pada pemenang” tutur Pak Andang sambil sedikit bergurau.</p>
<p>            Banyak hal yang perlu dicermati dalam setiap perubahan. ‘Jas merah’ di atas sudah selayaknya menjadi pertimbangan tersendiri dalam sebuah perubahan. Pun dengan perubahan logo Unej. Apapun dan bagaimanapun proses perubahan yang terjadi nantinya sejarah yang melatarbelakanginya harus tetap dipertahankan.[]</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primacommunity.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primacommunity.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primacommunity.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primacommunity.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primacommunity.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primacommunity.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primacommunity.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primacommunity.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primacommunity.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primacommunity.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primacommunity.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primacommunity.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primacommunity.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primacommunity.wordpress.com/172/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=172&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primacommunity.wordpress.com/2009/11/18/logo-universitas-jember-diambang-perubahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b596345dfe7bb81c67af5c8335b353c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primacommunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KAMPUS KITA MAKIN SEKSI</title>
		<link>http://primacommunity.wordpress.com/2009/11/18/kampus-kita-makin-seksi/</link>
		<comments>http://primacommunity.wordpress.com/2009/11/18/kampus-kita-makin-seksi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 02:23:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primacommunity</dc:creator>
				<category><![CDATA[campus news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primacommunity.wordpress.com/2009/11/18/kampus-kita-makin-seksi/</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Ternyata tidak hanya para mahasiswi yang berhasrat mempercantik paras dan tubuhnya agar terlihat secantik dan seseksi Luna Maya. Bahkan UNEJ juga turut mempercantik “parasnya” dan memperindah “tubuhnya” agar semakin seksi. Hal ini dapat kita lihat ketika masuk ke dalam kampus UNEJ. Berbagai pembangunan seperti pembuatan trotoar, pelebaran jalan UNEJ, renovasi gedung, pembuatan taman dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=171&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Ternyata tidak hanya para mahasiswi yang berhasrat mempercantik paras dan tubuhnya agar terlihat secantik dan seseksi Luna Maya. Bahkan UNEJ juga turut mempercantik “parasnya” dan memperindah “tubuhnya” agar semakin seksi. Hal ini dapat kita lihat ketika masuk ke dalam kampus UNEJ. Berbagai pembangunan seperti pembuatan trotoar, pelebaran jalan UNEJ, renovasi gedung, pembuatan taman dan sebagaianya sedang dilakukan. Hampir setiap fakultas juga melakukan pembangunan fisik dan sarana infrastruktur lainnya.</p>
<p>Tidak ketinggalan pula dengan kampus kita tercinta, FISIP. Kini FISIP memiliki area parkir baru untuk mahasiswa, yang semula berada di belakang sekarang berada di depan. Lahan yang semula terhampar rumput dan alang-alang kini berubah menjadi tempat parkir mahasiswa FISIP. Menurut informasi yang berhasil diperoleh dari wawancara terhadap Pembantu Dekan II (PD II), Drs. H. Rudy Eko Pramono, M.Si (05/11/09), relokasi area parkir FISIP tersebut sebenarnya sudah lama dirancang. “ Rencana untuk membangun area parkir sebenarnya sudah direncanakan sejak empat tahun yang lalu”, ungkapnya.</p>
<p>Namun mengapa baru terealisasi pada tahun 2009? Lebih lanjut PD II mengatakan ,” Alasan mengapa area parkir trsebut baru bisa dibangun adalah karena semua itu perlu persetujuan dari pihak Rektorat. Pihak Rektoratlah yang mengatur semua dana pembangunan Fakultas. FISIP telah mengajukan beberapa tahun yang lalu, namun karena prosedur yang rumit dan lama maka akhirnya baru disetujui tahun 2009 sekarang. Fakultas hanya menjalankan kebijakan yang telah ditentukan oleh Pusat (Rektorat.red)”, tegasnya. Mungkin pihak pusat menginginkan pembangunan serempak di lingkungan UNEJ sehingga dana untuk pembangunan di lingkungan fakultas yang sudah diajukan beberapa tahun yang lalu baru diberikan sekarang.</p>
<p>Sebenarnya ada beberapa alasan pemindahan area parkir mahasiswa di depan FISIP. Beliau menjelaskan, “ Ada alasan yang perlu diketahui mengapa tempat parkir untuk mahasiswa dipindahkan. Pertama, karena faktor keamanan yang kurang terjamin; kedua karena kegiatan kampus tidak tampak dari luar apabila parkiran diletakkan di belakang, kampus seakan terlihat sepi; dan yang ketiga agar tidak mengganggu aktivitas belajar mahasiswa di dalam kelas. Apabila tempat parkir diletakkan di belakang maka suara bising kendaraan yang keluar masuk akan mengganggu konsentrasi kegiatan perkuliahan yang sedang berlangsung, oleh karena itu area parkir dipindahkan di depan.”</p>
<p>Jika melihat area parkir di belakang memang terlihat begitu sesak sehingga banyak mahasiswa yang meletakkan kendaraannya di luar area parkir. Selain itu pengawasan terpantau dengan baik. Akibatnya ada mahasiswa FISIP yang kehilangan sepeda motor. Beberapa waktu yang lalu, sepeda motor milik salah seorang mahasiswa FISIP raib karena dicuri orang di tempat parkir.  Akibat dari peristiwa tersebut, pihak fakultas melarang mahasiswa untuk memarkir kendaraannya di luar agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali. Oleh karena itu pihak FISIP memutuskan untuk segera memindahkan lahan parkir di depan pada awal November ini.</p>
<p>Meskipun kebijakan relokasi area parkir FISIP menuai pro dan kontra di kalangan mahasiswa namun hal itu sebenarnya dilakukan demi kepentingan keamanan bersama. Lalu untuk apa area parkir yang lama? “ Lahan parkir yang lama kemungkinan akan dibangun café, dan mengenai sekret UKM yang kemungkinan juga akan direlokasi masih belum diputuskan akan ditempatkan dimana nanti, yang jelas masih dalam lingkungan FISIP,” ungkapnya.</p>
<p>Besarnya dana yang dipakai untuk membangun area parkir yang baru, PD II tidak bisa menyebutkan nominalnya. “ Wah, Saya tidak tahu masalah dana yang digunakan untuk membangun area parkir FISIP yang baru tersebut karena semua itu yang mengatur adalah pihak Rektorat,”jelas PD II.</p>
<p>Memang ada beberapa rencana pembangunan sarana infrastuktur yang akan dilakukan FISIP ke depannya. Selain pembangunan area parkir yang baru dilakukan ini, menurut penuturan PD II , FISIP juga akan membangun lapangan basket yang rencananya akan ditempatkan di belakang pojok BEJ bersebelahan dengan<em> Wall Climbing</em>. Sementara itu kemungkinan lahan kosong di sebelah kantor Ilmu Administrasi dan Perpajakan akan dibangun ruang kelas baru. Sayangnya hal itu belum dapat dipastikan waktu rencana itu akan direalisasikan sebab dana yang dibutuhkan juga pasti sangat besar.</p>
<p>Apapun pembangunan yang akan dilakukan oleh FISIP ke depannya baik fisik maupun non fisik, semoga akan membawa nilai positif dan memberi manfaat yang besar pula bagi perkembangan FISIP selanjutnya []</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primacommunity.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primacommunity.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primacommunity.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primacommunity.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primacommunity.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primacommunity.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primacommunity.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primacommunity.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primacommunity.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primacommunity.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primacommunity.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primacommunity.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primacommunity.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primacommunity.wordpress.com/171/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=171&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primacommunity.wordpress.com/2009/11/18/kampus-kita-makin-seksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b596345dfe7bb81c67af5c8335b353c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primacommunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dipersimpangan Jalan, Aku Berangan</title>
		<link>http://primacommunity.wordpress.com/2009/10/22/dipersimpangan-jalan-aku-berangan/</link>
		<comments>http://primacommunity.wordpress.com/2009/10/22/dipersimpangan-jalan-aku-berangan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 08:05:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primacommunity</dc:creator>
				<category><![CDATA[literary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primacommunity.wordpress.com/?p=169</guid>
		<description><![CDATA[Aku seorang anak yang sedang belajar mengais nikmat dikala waktuku masih panjang terbentang di depan. Ibuku seorang wanita yang tergambar hampir mirip dengan lagu Iwan Fals, ” ribuan kilo jarak yang kau tempuh lewati rintangan demi aku anakmu&#8230;”. Bapakku juga senada dengan lantun nada sang maestro (Ebit G. Ade) “ayah&#8230; dalam hening sepi ku rindu, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=169&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>Aku seorang anak yang sedang belajar mengais nikmat dikala waktuku masih panjang terbentang di depan. Ibuku seorang wanita yang tergambar hampir mirip dengan lagu Iwan Fals, ” ribuan kilo jarak yang kau tempuh lewati rintangan demi aku anakmu&#8230;”. Bapakku juga senada dengan lantun nada sang maestro</em><em> </em>(Ebit G. Ade)<em> “ayah&#8230; dalam hening sepi ku rindu, untuk menuai padi milik kita&#8230;” dan denyutku saat ini terangkum dalam bait nada “tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan, anakmu sekarang banyak menanggung beban&#8230;.”.</em></p>
<p>Secercah harap saat ini masih ingin ku rengkuh, betapa tidak, saat ini aku adalah seorang mahasiswa, sebut saja begitu. Status yang tidak lagi terdengar ‘seksi’ di abad ini. Ya, mahasiswa dengan segudang harap dari negeri lahirnya memanggul sekian tangung jawab serta cita yang kadang tak tahu kenapa. Kenapa aku menjadi mahasiswa, kenapa aku masih berada dalam hiruk pikuk kehidupan yang sering membawaku dalam persimpangan jalan? Absurd orang ekstrimis menyebutnya.</p>
<p>Ibuku ajari aku bagaimana kesabaran berbuah manis, bapakku ajari aku bagaimana semangat itu diperthaankan, begitu juga bagaimana mampu mempertahankan aspek yang lain. Pekerjaanku setiap hari adalah berpikir, dan terus berpikir, bukan bertindak dan terus bertindak seperti apa yang diinginkan sang empunya darahku.</p>
<p>Dulu bapakku pernah bercerita, untuk pintar tak selalu sekolah. Untuk kaya tak usah meminta, untuk bertahan tak boleh menahan. Untuk teliti tak mesti meneliti. Sejenak aku berpikir bagaimana aku harus melakukannya dalam satu waktu. Namun, setelah berulang kali kulalui, ‘sejenak’ itupun lenyap tertindas nyata dunia.</p>
<p>Dilain waktu, ibuku berkata lagi, “anakku harus mampu membantu, tak hanya berpangku, mengindahkan lagu yang perlahan sendu”.</p>
<p>Sedangkan aku, masih terdiam berlalu dengan segudang rindu timangan tempo dulu.</p>
<p>Zaman berganti masa, berujung pinta yang tak lagi merasa. Ya. Pinta, bertolak belakang dengan wejangan bapakku tentang apa itu meminta pinta. Tak terasa seperti terus berpangku seperti anonim kata ibuku.</p>
<p>Dalam duniaku kini seolah buku tak lagi mampu menjawab haus ingin penuhi cita-cita masa itu. Kuliahku yang duduk, diam kemudian berendam, seperti meng—iyakan kata bapakku, untuk pintar tak selalu sekolah. Dalam inginya yang tersurat itu seakan ilmu tak hanya di lumbung pak guru yang saat ini tak lagi <em>digugu lan ditiru</em>, bahkan dosen yang hanya duduk dan mengasih absen tak ubahnya dukun yang duduk dengan tekun. Namun semuanya adalah sedang bertahan dengan menahan, yang berarti mereka tak akan mampu bertahan. Seperti kata bapakku yang akhirnya membuatku sedikit tahu, bertahan tak boleh menahan.</p>
<p>Aku selalu ingin membantu tanpa berpangku. Seperti kata ibuku, seseorang yang belum pernah mengecap kata mahasiswa untuk dirinya, seperti sudah tahu isi tridharma perguruanku. Jelang subuh sudah mengusap raup wajah dengan teduh, jelang dhuhur sudah menghela keringat penuh semangat. Selepas ashar mulai berdendang dengan alunan penyemat kasih. Ibuku memang selalu membantu, dirinya, diriku dan diri-diri yang lain.</p>
<p>Aku, semacam tak tahu apa itu membantu. Entah karna mata kuliahku yang kerap mengelu-elukan perdamaiam pasca peperangan, ataukah  karna sekelilingku yang bias akan kata itu. Entahlah!!!</p>
<p>Kembali aku beradu dengan rupa alam yang mengajariku tentang kuasa beserta kekuasaan. Menilik lebih jauh apa itu belajar dan pelajaran. Mengamati  lebih dekat bagaimana dan kapan ini akan ‘mangkat’.</p>
<p>Nafasku mulai tersengal ketika nasi tinggal sepenggal. Namun bapakku selalu bilang Sang Hyang Widi <em>mesti</em> <em>maringi</em>. Aku dengan sebutan mahasiswa belum bisa atau bisa dibilang tak mau bisa karena selalu logika bermain dalam kata.</p>
<p>Sebuah cecar tiba saat pendidikan itu tak mampu mengubahku manjadi manusia seperti idaman ibuku, bahkan bapakku. tak dapat apa itu pendidikan, tak tahu apa itu meneliti, tak sanggup membantu dan mengabdi. Dua orang yang aku kasihi ini faham betul makna pendidik dan pendidikan, arti meneliti dan peneliti, kaidah membantu serta mengabdi.</p>
<p>Dan aku, sekali lagi, hanya mengangguk tanpa tahu pasti.</p>
<p>Sekian hari dan waktu ku sematkan dalam benakku. Sejalan dengan alunan lagu  syahdu mendayu “tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan, anakmu sekarang banyak menanggung beban&#8230;.”.</p>
<p> Oleh: Rizqillah</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primacommunity.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primacommunity.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primacommunity.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primacommunity.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primacommunity.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primacommunity.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primacommunity.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primacommunity.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primacommunity.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primacommunity.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primacommunity.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primacommunity.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primacommunity.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primacommunity.wordpress.com/169/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primacommunity.wordpress.com&amp;blog=4539616&amp;post=169&amp;subd=primacommunity&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primacommunity.wordpress.com/2009/10/22/dipersimpangan-jalan-aku-berangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b596345dfe7bb81c67af5c8335b353c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primacommunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
